Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Sang Maestro Campursari Indonesia Didi Kempot

Sahabat Edukasi yang berbahagia… Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un kembali terucap di tahun 2020, yang mana bangsa ini pun kembali kehilangan tokoh terbaiknya mulai dari meninggal dunianya Ibu Sudjiatmi yang merupakan Ibunda Bapak Presiden Jokowi, penyanyi Glenn Ferdly, dan di hari ini telah dipanggil kehadirat-Nya Didi Kempot, sang maestro campursari Indonesia.

Ibu Sudjiatmi meninggal pada hari Rabu, 25 Maret 2020 di RST Slamet Riyadi (DKT), Surakarta, sedangkan Glenn Fredly meninggal dunia pada hari Rabu, 8 April 2020 di Rumah Sakit Setia Mitra, Jakarta, dan pada hari Selasa, 5 Mei 2020, Didi Kempot meninggal dunia di RS Kasih Ibu Surakarta, Surakarta.


Secara pribadi, di samping saya juga kelahiran sekaligus dibesarkan di Jawa, sehingga karya-karya beliau pun sudah saya kenal sejak usia SMA, dan sering saya nyanyikan bersama teman-teman saat santai, karenat terbukti hampir semua karya almarhum selalu direspon positif oleh masyarakat bukan hanya di Jawa namun bahkan secara nasional dari berbagai kalangan profesi, muda maupun tua.

Ini adalah salah satu lagu favorit saya yang berjudul Suket Teki yang diciptakan beliau yang sempat saya nyanyikan walaupun jauh dari sempurna saat perpisahan di sekolah di mana saya pernah bertugas dulu:


Atas nama pribadi dan keluarga, turut berdukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggal dunianya sang maestro Didi Kempot, semoga almarhum di terima di sisi-Nya dan seluruh keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan. aamiin...

Sehubungan dengan peristiwa duka ini, pada hari ini, 5 Mei 2020, Presiden Jokowi pun menyampaikan belasungkawa melalui laman Facebook Presiden Joko Widodo dengan 166 ribu like, 7,3 ribu komentar dan 4,8 rb kali dibagikan, yang isinya sebagai berikut:

Saya mengikuti "konser amal dari rumah" Mas Didi Kempot, Sabtu 11 April lalu, yang digelar untuk mengumpulkan donasi bagi penanganan pandemi Covid-19. Lewat konser itu, Mas Didi Kempot telah ikut membantu pemerintah daerah agar para warga tak mudik demi memutus rantai penularan virus ke kampung halaman.

Pagi ini saya dengar Mas Didi Kempot telah berpulang. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

Duka cita saya yang dalam kepada segenap keluarga besar Mas Didi Kempot, kepada para insan musik Indonesia, juga kepada seluruh sobat ambyar di mana pun berada.

Semoga almarhum mendapatkan tempat nan lapang di sisiNya dan keluarga yang ditinggalkan kiranya diberi kekuatan dan kesabaran.

Selamat jalan "the godfather of broken heart".


Artikel Terkait:

0 Komentar di "Turut Berdukacita Atas Meninggalnya Sang Maestro Campursari Indonesia Didi Kempot"

Posting Komentar