13 Nama Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026-2031 Telah Dilantik Mendikdasmen Pada Hari Jum'at, 13 Maret 2026

Sahabat Edukasi yang berbahagia… Pada hari Jumat, 13 Maret 2026 secara resmi Mendikdasmen melantik anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2026-2031. Hal tersebut berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2026 tentang Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026-2031 yakni mengangkat 13 (tiga belas) tokoh pendidikan nasional sebagai Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2026-2031.

Pelantikan oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah  pada hari Jumat, 13 Maret 2026, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed secara resmi melantik anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah tahun 2026-2031:

  1. Prof. Dr. Ir. H. Nelson Pomalingo, M.Pd
  2. Prof. Suyanto, M.ED., P.sd
  3. Ki Darmaningtyas, S.Fil
  4. Dr. Vincentius Darmin Mbula, OFM
  5. Prof. Ali Saukah, M.A., Ph.D
  6. Prof. Dr. H. Dadang Kahmad, M.Si
  7. Abdul Kohar, E.Sos
  8. Heni Hendrawati, M.A
  9. Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd
  10. Handi Irawan Djuwadi, MBA., M.Com
  11. Dr. Tiar Anwar Bachtiar, S.S, M.Hum
  12. Prof. Anita Lie, MA., Ed.D, dan
  13. K.H. Zainal Arifin Junaidi 


Selanjutnya, disampaikan Arahan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah sebagai berikut:

Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Salam sejahtera untuk kita semua.

Yang terhormat Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Prof. Dr. Atif Latiful Hayat dan Bapak Dr. Fajar Rizaul Haq. Para pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama di lingkungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, para anggota Dewan Pendidikan Nasional, para rohaniawan, dan para tamu undangan yang berbahagia.

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kehadirat Allah Subhanahu wa ta’ala, Tuhan yang Maha Esa. Karena pada hari ini kita dapat bersama-sama menyaksikan sebuah momen penting, yaitu pelantikan anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah.

Alhamdulillah kita semuanya dapat bersama-sama mengikuti dan bersama-sama berkomitmen untuk memajukan pendidikan dasar dan menengah. Saya tentu tidak akan memberikan nasihat dan arahan karena semua yang dilantik ini adalah senior-senior saya dan yang selama ini juga justru menjadi mentor dan menjadi inspirasi bagi saya. Karena saya menjadi menteri jadi izin menyampaikan beberapa masukan saja.

Yang pertama kami berterima kasih kepada Bapak-bapak dan Ibu-ibu sekalian yang telah berkenan memenuhi permohonan kami untuk menjadi anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah. Kami mengetahui dengan baik bagaimana integritas, kapasitas, dan dedikasi Bapak-bapak dan Ibu sekalian dalam memajukan pendidikan di tanah air kita. Kami tentu sangat berbangga Bapak-bapak dan Ibu-ibu telah berkenan untuk bergabung bersama kami dalam rangka memajukan pendidikan dasar dan menengah.

Ini adalah sejarah baru karena baru pertama kali Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar Menengah ini dibentuk. Sesungguhnya seharusnya badan ini sudah dibentuk sejak lama karena amanat pembentukan Dewan Pendidikan Nasional itu tertera secara eksplisit dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Seharusnya sudah dibentuk paling tidak dua dekade yang lalu, tapi karena berbagai hal baru kali ini kita bentuk, kami menyadari sepenuhnya bahwa tantangan pendidikan di masa-masa sekarang dan masa akan datang sungguh sangat berat. Dan Bapak Ibu tentu mengetahui dengan pasti bagaimana tugas dan tanggung jawab itu ada di pundak saya sebagai Menteri Pendidikan Dasar Menengah dan tentu ada di di dalam jajaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. 

Kami mendapatkan amanah dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto untuk memajukan pendidikan khususnya pendidikan dasar dan menengah terutama yang berkaitan dengan yang pertama penguatan karakter dan peradaban bangsa melalui pendidikan, peningkatan science, technology, engineering and mathematics dan berbagai macam kemampuan-kemampuan yang diperlukan untuk membekali generasi kita menjadi generasi yang cerdas, generasi yang kuat. Sesuai dengan Asta Cita yang keempat, kami berkomitmen untuk terus memajukan pendidikan khususnya pendidikan dasar dan menengah sebagai fondasi bagi pendidikan yang ada di jenjang di atasnya.

Kami memiliki visi pendidikan bermutu untuk semua sebagai bagian dari penjabaran Asta Cita Bapak Presiden yang itu semua kami letakkan dalam kerangka melihat dan memberikan optimisme bahwa setiap anak Indonesia berhak untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu. Itu pun merupakan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Walaupun dalam kenyataannya tentu saja kita harus bekerja lebih baik lagi dan bekerja bersama-sama untuk mewujudkan amanah Undang-Undang Pendidikan Nasional itu. Karena dalam realitasnya kita masih melihat banyak anak-anak Indonesia yang belum mendapatkan hak konstitusional tersebut karena kendala ekonomi, kendala geografi, kendala fisik, dan mungkin juga kendala-kendala yang lain yang semuanya, saya kira Bapak dan Ibu sekalian telah mengetahui dengan sebaik-baiknya.

Kami berharap agar dalam kami bekerja mendapatkan masukan-masukan yang konstruktif. Masukan yang membuat kami dapat bekerja lebih baik lagi. Masukan yang membuat kami dapat berkhidmat bersama-sama dengan Bapak Presiden melaksanakan amanah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Tentu ini bukan sesuatu yang ringan dan bukan sesuatu yang mudah. Karena itulah maka kehadiran Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi sangat penting agar kami mendapatkan valuable input bahkan juga kritik dan saran agar kami bekerja lebih baik lagi.

Banyak hal yang tidak kami ketahui dari belakang meja. Banyak hal yang tidak kami ketahui dari berbagai berita di media sosial dan media massa. Karena on the ground di lapangan tentu situasinya sangat dinamis. Di lapangan situasinya bisa jadi jauh berbeda dengan apa yang kami pikirkan dan apa yang kami rencanakan. Karena itu, maka sebagai institusi Dewan Pendidikan ini memiliki fungsi untuk bagaimana kami sekali lagi dapat memastikan bahwa seluruh anak Indonesia mendapatkan hak konstitusionalnya yaitu pendidikan yang bermutu.

Kami mohon maaf kalau sebagai anggota dewan tunjangannya tidak seperti anggota dewan di dewan yang sebelahnya. Kami juga mohon maaf mungkin tidak ada fasilitas yang semewah dewan yang sebelahnya, tapi insyaallah Bapak-bapak dan Ibu-ibu akan senantiasa membersamai kami di tengah segala keterbatasan yang ada. Kami yakin apa yang selama ini sudah kita bina bersama-sama dapat kita tingkatkan. Karena bagi saya tidak ada satupun dari Bapak Ibu sekalian yang merupakan wajah baru. Semuanya adalah sahabat-sahabat kami. Semuanya adalah mitra kami yang selama ini berkomitmen dengan profesi Bapak Ibu sekalian. Memajukan pendidikan nasional, mencerdaskan kehidupan bangsa dan bersama-sama kami mohon dukungan Bapak Ibu sekalian untuk kami dapat menunaikan tugas Bapak Presiden terutama Asta Cita yang keempat membangun generasi Indonesia yang kuat. Indonesia Emas 2045.

Yang terakhir, tentu kami berharap agar Bapak, Ibu sekalian dapat juga bekerja sama dengan seluruh tim kementerian yang selama ini kami bangun dengan budaya ramah dan santun. Kami berusaha untuk bagaimana terbuka dengan masukan-masukan yang ada. Kami berusaha untuk membuka diri agar kami juga dapat belajar di Bapak Ibu sekalian agar kami dapat bekerja lebih baik lagi. Demikian dapat kami sampaikan. Terima kasih. Selamat bekerja. Semoga kita sekalian senantiasa mendapatkan bimbingan, mendapatkan petunjuk dari Tuhan Yang Maha Esa. Terima kasih. Nashrum minallahi wa fathun qarib, wa basysyiril mu'minin. Wasalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Artikel Terkait:

0 Komentar di "13 Nama Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun 2026-2031 Telah Dilantik Mendikdasmen Pada Hari Jum'at, 13 Maret 2026"

Posting Komentar