Sebuah Mimpi Adanya Aplikasi Pendidikan Republik Indonesia Maju (Aplikasi PRIMa)

Sahabat Edukasi yang berbahagia… Dalam kesempatan ini, saya akan menguraikan sebuah mimpi saya yang semoga nantinya akan benar-benar terwujud menjadi nyata, yakni adanya sebuah sistem informasi ataupun aplikasi interaktif yang saya sebut dengan Aplikasi Pendidikan Republik Indonesia Maju (Aplikasi PRIMa). Yang mana aplikasi PRIMa ini adalah sebuah aplikasi yang user/penggunanya berasal dari berbagai peran (multiperan) yang terkait dengan pendidikan yakni Guru dan Tenaga Kependidikan, Peserta Didik, Komite Sekolah, Pengawas Sekolah, Pegawai dari Dinas Pendidikan Provinsi/Kabupaten/Kota, LPMP maupun stake holders pendidikan lainnya.

Aplikasi yang dibuat dengan sistem operasi Android sekaligus iOS (iPhone Operating System). Pada aplikasi tersebut  telah terupdate secara otomatis lokasi akses berdasarkan posisi perangkat Android/iOS yang sedang digunakan user, sehingga lokasi tidak tetap atau fleksibel setiap waktu berdasarkan tempat di mana user sedang berada / online real time), termasuk user lain yang ingin mengetahui lokasi tempat sekaligus aktivitas user lainnya dengan melewati terlebih dahulu request dan persetujuan dari user yang direquest tersebut terlebih dahulu.

Sebagai basis data aktivasi user berdasarkan pada database Dapodik atau database di Pusdatin atau integrasi dari keduanya (setelah melewati proses VerVal khusus jika diperlukan), sehingga bagi pengunduh aplikasi yang tidak terverifikasi atau sudah terverifikasi dengan status tidak aktif dalam database Dapodik maupun database di Pusdatin setelah diVerVal khusus, maka otomatis user tidak dapat melakukan aktivasi sehingga belum dapat menggunakan aplikasi tersebut dikarenakan tidak ada peran user yang sesuai dengan peran user yang diijinkan dalam aplikasi pada aplikasi tersebut.

Untuk user pun sewaktu-waktu jika tidak aktif lagi sebagaimana peran yang sudah diaktivasi sebelumnya (berbeda peran di aplikasi user dan di database Dapodik terbaru, maka nantinya juga tidak akan dapat lagi menggunakan aplikasi (Automatic Identification System), misalnya : PD pindah atau mutasi, maka PD tersebut setelah di aplikasi Dapodik sekolah asalnya sudah diupdate dan sinkron dengan server Dapodik pusat dan sudah terverifikasi tidak aktif, maka saat itu juga, ketika user menggunakan aplikasi tersebut dengan terhubung ke internet, maka user PD tersebut seketika aplikasi tertutup dan menampilkan notifikasi untuk update peran, termasuk user orang tua/wali dari peserta didik tersebut tidak dapat lagi masuk dalam sistem aplikasi sebagaimana sebelumnya, melainkan ditampilkan notifikasi untuk mengulang dari awal (pilih peran, pilih sekolah dan sebagainya dengan ditampilkan alur, proses dan mekanisme lebih lanjut), hal ini untuk antisipasi penyalahgunaan aplikasi.

Selanjutnya, ketika PD tersebut setelah aktif di sekolah yang baru, maka user PD dan orangtua/walinya kembali dapat mengaktifkan kembali dengan proses yang kira-kira sama sebagaimana di sekolah asal sebelumnya.

Dalam wilayah pembelajaran, aplikasi juga dapat mengakomodirnya, seperti halnya ketika guru sedang mengajar maka tampil pada aplikasi peran peserta didik, kepala sekolah, orang tua/wali, pengawas bahwasannya proses pembelajaran sedang berlangsung, secara lebih spesifik, guru tersebut sedang mengajar atau sedang beraktivitas lain dan seterusnya, informasi ditampilkan dengan diberikan deskripsi, contoh : saat orang tua/wali peserta didik ingin mengetahui aktivitas pembelajaran apa yang sedang dilaksanakan di sekolah, maka orang tua/wali dapat mengetahui topik maupun tema pembelajaran yang sedang berlangsung, termasuk peserta didik yang tidak dapat hadir langsung di kelas dapat mengikuti pembelajaran dari rumah. 

Selain itu di rumah nantinya, orang tua/wali dapat membantu putra-putrinya dalam meningkatkan pemahaman atau bahkan mengimplementasikan cara pembelajaran yang efektif berdasarkan situasi dan kondisi serta ketersediaan sarana dan prasarana penunjang yang ada di lingkungan keluarga atau tempat tinggal peserta didik. Khusus pada informasi dicantumkan deskripsi yang bisa diisi langsung oleh guru, sehingga fitur serupa juga dapat diberlakukan untuk tenaga kependidikan sesuai dengan peran dan Tupoksi-nya.

Demikian mimpi saya saat ini. Silahkan Rekan-rekan Sahabat Edukasi semua tambahkan pada kolom komentar ya? Terimakasih… Salam Edukasi..!


Artikel Terkait:

0 Komentar di "Sebuah Mimpi Adanya Aplikasi Pendidikan Republik Indonesia Maju (Aplikasi PRIMa)"

Posting Komentar